Ternyata Musik Rock Ada Beberapa Jenis, Sudah Tahu?

 

 

Anda salah satu penggemar musik rock? Menonton konser band rock favorit dan memiliki semua merchandisenya tentu menjadi sebuah kewajiban bagi Anda penyuka musik rock. Namun bagi penyuka band rock yang masih di level newbie, sudahkah Anda mengenali jenis-jenis musik rock? Berikut adalah beberapa jenis musik rock yang mesti Anda ketahui.

 

Hard Rock

Hard Rock adalah subgenre dari musik rock yang berasal dari aliran musik Psychedelic Rock dan Garage Rock pada pertengahan tahun 60-an. Karakteristik musik ini adalah penambahan efek distorsi pada suara gitar bass, gitar listrik, keyboard serta drum. Distorsi ini ditambahkan dengan bantuan pedal efek, preamp, penguat atau pengeras suara.

Hard Rock sangat dipengaruhi oleh aliran musik Blues. Tangga nada pentatonis khas musik Blues merupakan tangga nada yang paling sering digunakan dalam jenis Hard Rock. berbeda dengan Rock and Roll tradisional yang menyerap unsur-unsur Blues lama, Hard Rock mema

sukkan beberapa unsur Blues Britania yang memakai alat musik modern, seperti gitar listrik, drum, keyboard dan bass listrik. Musik Hard Rock tidak hanya terbatas pada memainkan akord I, IV dan V yang umumnya ada pada Blues dua

 belas birama atau Blues enam belas birama, tapi juga memainkan akord-akord lain, terutama akord mayor dari tangga nada yang minor.

 

Rock and Roll

Rock and Roll sering sekali disebutkan di jagat permusikan. Rock and Roll merupakan genre yang awalnya berkembang di Amerika Serikat pada akhir tahun 1940-an dan mencapai puncak kepopulerannya di awal 1950-an. Dari negara asalnya, musik ini kemudian tersebar ke seluruh dunia. Rock and Roll mempunyai berbagai macam subgenre yang secara keseluruhan dikenal dengan musik rock.

Ciri khas dari genre ini adalah pada ketukan yang dipadukan dengan lirik. Rock and Roll menggunakan beat yang berdasar pada salah satu ritme musik Blues yang disebut boogie woogie ditambah aksen backbeat yang hampir selalu terisi pukulan snare drum. Pada Rock and Roll versi klasik, dimainkan dengan satu atau dua gitar listrik, gitar bass listrik serta drum set. Perangkat keyboard sering dimainkan sebagai alat musik pelengkap. 

Jika dimainkan dengan dua gitar listrik, gitar yang dimainkan untuk memberi melodi disebut dengan guitar lead. Sementara gitar untuk membunyikan ritme dan harmoni disebut dengan gitar ritme. Saksofon juga sering dijadikan instrumen melodi pada Rock and Roll di awal 1950-an, namun akhirnya tergantikan oleh gitar elektrik di pertengahan 1950-an.

Kepopuleran musik Rock and Roll secara masal dan mendunia ternyata bisa menciptakan dampak yang tidak terduga. Rock and Roll tidak saja memengaruhi gaya bermusik tapi juga gaya hidup, berpakaian serta bahasa. Selain sukses di dunia musik, musisi di periode awal Rock and Roll juga sukses di kancah film dan televisi. Misalnya saja Elvis Presley yang merupakan musisi Rock and Roll yang sukses sebagai actor.

 

Progressive Rock

Progressive Rock adalah jenis musik yang mulai berkembang di akhir dekade 60-an dan mencapai masa jayanya di tahun 70-an. Dengan menggabungkan elemen-elemen dari musik rock, jazz dan klasik, kadang juga dari blues dan musik tradisional. 

Bermula dari eksperimen musisi Rock saat itu, terinspirasi dari The Beatles dan The Beach Boys, mereka mulai menggabungkan musik tradisional, klasik dan jazz dalam komposisi mereka. Beberapa band beraliran Progressive Rock terkemuka diantaranya Yes, King Crimson, UK, Pink Floyd serta Genesis dari tahun 1969, Rush dan Marilion di tahun 70-an, Dream Theater di era 80-an.

Ciri dari musik ini antara lain, ritme yang tidak umum (bukan 4/4 ataupun sinkopasi). Penguasaan alat musik yang mahir dengan permainan solo yang ru

mit, dan lagu-lagu yang berdurasi lebih dari lagu konvensional. Biasanya lebih dari 5 menit, sekitar 12-20 menit atau lebih panjang.

 

Punk Rock

Punk Rock sebenarnya adalah gerakan musik rock yang berkembang di tahun 1974-1975 di negara Amerika Serikat, Australia dan Inggris. Diinisiasi oleh kelompok-kelompok seperti Ramones, Sex Pistols, The Damned serta The Clash. Kelompok punk sering mengadaptasi struktur musik sederhana seperti musik Garage Rock di tahun 1960-an. Biasanya mereka terdiri dari satu drum kit, satu hingga dua gitar elektrik, satu bass elektrik, dan vocals.

 

Emo

Emo adalah gaya musik dengan ciri yang melodius, dilengkapi lirik yang ekspresif dan biasanya berisi pengakuan. Pada pertengahan tahun 80-an terdapat subbudaya hardcore punk di Washington D.C. Musik mereka disebut dengan emotional hardcore atau emocore, perintisnya yakni Rites of Spring dan Embrace. Punk gaya baru yang dipopulerkan Rites of Spring juga disebut emotive hardcore. 

Seiring dengan ditirunya gaya bermusik ini oleh beberapa grup punk kontemporer Amerika, akhirnya terjadi pergeseran dan perubahan musik dan arti, tercampur dengan Pop Punk dan Indie Rock, dan berpuncak di awal tahun 1990-an. Istilah emo dipakai oleh para kritikus musik dan wartawan untuk menyebut musik yang dibawakan berbagai artis, termasuk Fall Out Boy, Panic at the Disco, My Chemical Romance. 

Jadi itulah beberapa jenis musik yang termasuk ke dalam genre musik rock. Semoga dapat memperkaya pengetahuan Anda mengenai musik rock.